Halaman

Rabu, 21 November 2012

All About Daun Sirsak

Manfaat Daun Sirsak

Berikut rangkuman manfaat daun sirsak bagi tubuh manusia:
1. Membunuh sel-sel kanker tanpa mengganggu sel-sel sehat dalam tubuh
2. Melindungi sistem kekebalan tubuh dan mencegah dari infeksi yang mematikan
3. Menyerang sel kanker secara aman dan efektif, tanpa rasa mual, berat badan turun, rambut rontok seperti yang terjadi pada kemotherapy
4. Secara efektif memilih target dan membunuh sel-sel jahat dari 12 tipe kanker yang berbeda seperti, kanker, Usus besar, payudara, prostat, paru-paru, pankreas, serviks, dan leukimia
5. Dalam memperlambat pertumbuhan sel kanker, daya kerjanya 10.000 kali lebih kuat dibanding andriamycin dan terapi kemo yang biasa digunakan
6. Menambah kekebalan tubuh dan mencegah asam urat
7. Membantu proses penyembuhan atau perawatan penyakit
8. Anti tumor atau kanker yang sangat kuat.
9. Mengeliminasi radikal bebas, mengeringkan sel kanker, menyembuhkan peradangan dalam tubuh dan terutama menignkatkan stamina pasien agar tubuh tidak lemah.
10. Mampu menyembuhkan peradangan, misalkan radang tenggorokan, usus, pencernaan, ambeien, dan diabetes.
11. Menyembuhkan penyakit kadar kolesterol jahat

Ada banyak sekali kandungan khasiat daun sirsak yang kita tahu. Semoga info ini berguna

Manfaat Lain Daun Sirsak

Selain itu, daun sirsak memiliki zat anti-bakteri dan anti-parasit, sehingga bisa membantu penderita diare dan cacingan. Anti bakterinya mungkin bisa membantu membersihkan luka, juga yang mengalami keputihan.
Dari kesaksian banyak orang, daun sirsak juga bisa membantu menurunkan kolesterol tinggi. Saat mengikuti penyuluhan kesehatan di Dinas Kesehatan Tangerang, saya berkenalan dengan seorang bapak yang duduk di sebelah saya. Beliau menceritakan salah seorang temannya sering merasa tegang di belakang leher sampai ke punggung yang merupakan gejala kolesterol. Setelah minum air rebusan daun sirsak, gejala tersebut hilang.
Juga ada kesaksian dari sebuah milis yang saya copy paste:
Pak (Bu ?) Yosa, setelah melihat beberapa buku perihal khasiat sirsak, istri saya akhirnya mencoba mencari daun sirsak dari kenalan (karena kami tidak punya pohon sirsak), tanpa dihitung urutan daun ke berapa. Daun sirsak diangin-angin saja pada suhu ruang, disebarkan dialas yang kering dan tidak ditumpuk-tumpuk serta tidak dijemur. setelah akhirnya kering sendiri selama 2 mingguan, maka setiap hari 8 lembar daun yang sudah coklat kering tersebut direbus dengan air satu panci kecil sehingga akhirnya air menjadi coklat sebanyak kira-kira 600 ml.Rasanya seperti air teh diberi daun pandan….padahal merebusnya tidak pakai daun pandan.
Saya sendiri setiap hari minum 200 ml…. Setelah kira-kira 1 bulan minum air teh sirsak, ternyata kolesterol ibu saya (usia beliau 71 dan sudah pernah 2 kali kena stroke) termasuk kategori normal, yang selama bertahun-tahun ini gak pernah masuk dalam kategori normal dan selalu minum obat kolesterol. Sekarang ini kondisi ibu saya sangat sehat, dan sama sekali tidak minum obat kolesterol, dan tetap tidak lupa minum teh sirsak tiap hari.
Ada juga yang mengatakan bahwa daun sirsak bisa menyembuhkan sakit maag. Hal ini mungkin karena daun sirsak memiliki zat antispasmodic yang dapat menenangkan otot polos di saluran penceranaan.
Daun sirsak juga memiliki zat yang bersifat sedatif sehingga bisa menenangkan syaraf.
 sumber http://daunsirsak.net/manfaat-lain-daun-sirsak

 Daun yang kering atau segar, kasiat tetap sama

Daun sirsak bekas rebusan sebaiknya tidak digunakan kembal karena Perebusan ulang bahan herbal menyebabkan zat toksik mulai terlarut dalam air rebusan. Air rebusan masih layak konsumsi 12 jam pascaproses. Setelahnya air mulai basi. Cirinya warna menjadi semakin pekat, berbau, dan rasa berubah menjadi agak asam. Konsumsi air rebusan basi menyebabkan diare, lagipula khasiat yang diharapkan didapat tidak tercapai..

Untuk memperpanjang umur simpan, disarankan untuk menyimpan air rebusan di lemari pendingin dan dibekukan. Dengan cara itu air rebusan dapat disimpan hingga 2 minggu. Jika hendak meminumnya, tinggal keluarkan air beku dari kulkas lalu biarkan mencair dan siap dikonsumsi. Daun segar - juga dalam bentuk simplisia - bisa saja diolah dengan penyeduhan. Namun, para herbalis menyebut cara perebusan tetap lebih baik. Cara lain yang lebih praktis, konsumsi daun sirsak dalam bentuk kapsul ekstraksi
.
Untuk menyimpan daun sirsak supaya dapat digunakan lagi, Para herbalis menyarankan untuk menyimpan bahan baku dalam bentuk kering alias simplisia supaya tahan lama. Penyimpanan daun sirsak segar dalam jumlah banyak sulit karena dalam 3 - 5 hari daun mulai kehilangan kandungan airnya. Jika disimpan di dalam lemari pendingin memang bisa memperpanjang umur simpan daun segar. Cuci bersih daun, lalu keringanginkan hingga tidak ada air, karena kehadiran air mempercepat proses kerusakan. Setelah itu masukkan ke dalam kulkas. Namun, 5 - 7 hari pasca penyimpanan di kulkas umumnya daun mulai layu dan kehilangan kandungan air. Khasiatnya pun mulai berkurang. Oleh karenanya daun sirsak dikeringkan. Kandungan senyawa aktif pada simplisia sama dengan daun segar. Perbedaannya hanya karena simplisia kehilangan kadar airnya.

 

Cara Penyajian Daun Sirsak

Yang perlu disiapkan adalah daun sirsak, kuali / tembikar, dan air putih sebanyak 500ml. Berikut adalah cara mengolah daun sirsak menjadi minuman yang berkhasiat.

Daun Sirsak Kering : 

1. Siapkan 11-15 daun sirsak kering

2. Cuci dengan air yang mengalir supaya debu debu yang melekat bisa hilang.

3. Potong / cacah menjadi beberapa bagian (3 atau 4 bagian)

4. Masukkan daun sirsak ke dalam kuali dan tuangkan air tersebut ke dalam kuali (air banyaknya 500ml)

5. Kemudian masak / rebus dengan api kecil selama 15-20 menit sampai air kira - kira tinggal 1 gelas

6. Tuang air rebusan ke dalam gelas, buang daunnya.

7. Tunggu hingga air menjadi hangat, minum sekali habis.



Daun Sirsak dalam Kantong Teh Celup
Meskipun dalam kemasan seperti teh celup, daun sirsak tidak akan mengeluarkan seluruh sarinya jika hanya dituang air panas seperti teh celup biasa oleh karenanya supaya sari daun sirsak keluar maka diperlukan pemanasan terhadap daun. Berikut cara menyiapkannya:
1. Panaskan 1 gelas air (300 cc) di tembikar. Mengapa tembikar?karena tembikar yang terbuat dari tanah mampu mempertahankan kekuatan daun sirsak.
2. Setelah mendidih, masukan 1 kantong teh celup, rebus dengan api kecil selama 1 – 2 menit saja.
3. Tuang air rebusan ke dalam gelas, sertakan kantong tehnya dan tidak perlu menggunakan talinya.
4. Tunggu hingga hangat, kemudian silahkan diminum.

Catatan :

1. Air rebusan daun sirsak jangan dibiarkan terlalu lama karena banyak mengandung antioksidan. Antioksidan mudah bereaksi dengan oksigen sehingga khasiatnya berkurang (jika memungkinkan jangan didiamkan selama 6 jam)
2. Untuk penderita kanker, minumlah 2 gelas sehari, pagi dan sebelum tidur.
3. Untuk menjaga kesehatan, minumlah 1 gelas sehari, atau 2 hari sekali.
4. Istirahatlah 1 – 2 hari (tidak minum daun sirsak) setelah rutin selama seminggu, atau istirahatlah 5 – 7 hari setelah rutin selama sebulan. Hal ini karena daun sirsak dapat mengurangi jumlah mikroba usus. Waktu istirahat untuk menormalkan flora usus kembali.
5. Disarankan minum Yakult atau prebiotik lain untuk menjaga kondisi flora usus (jangan minum berbarengan dengan daun sirsak).

Gunakan Tembikar untuk Memasak Daun Sirsak

Alat yang digunakan untuk merebus bahan herbal (daun Sirsak) akan berpengaruh terhadap kualitas ramuan yang dibuat. Kandungan logam pada panci bisa ikut larut dalam ramuan, sehingga menimbulkan endapan dan racun yang dapat mengurangi khasiat dari ramuan tersebut. Oleh karena itu lah , kita lebih baik menggunakan alat yang terbuat dari bahan yang tidak menguraikan zat-zat berbahaya, seperti bejana tanah liat (keramik), panci enamel, atau juga panci bening. Jangan sekali kali merebus bahan herbal (daun sirsak) dengan menggunakan bahan yang terbuat dari logam seperti besi, alumunium, atau kuningan. Semoga informasi ini berguna.

Berikan Jeda Waktu Kala Mengonsumsi Daun Sirsak

Meski terbukti membantu mengatasi kanker, sebaiknya pasien tidak mengonsumsi daun sirsak terus-menerus. Menurut pakar herbal dalam jangka panjang konsumsi daun sirsak menyebabkan penjenuhan air seni yang memicu pembentukan kristal di ginjal. Makanya asupan daun sirsak sebaiknya dipadukan dengan herbal yang bersifat diuretik alias peluruh kencing seperti adas, jinten, dan daun sembung.

Sidi (pakar herbal) menyarankan penderita kanker boleh mengonsumsi air rebusan daun graviola secara terus-menerus selama 4 - 6 bulan. Setelah itu beri jeda. Pada orang sehat sebaiknya mengonsumsi daun sirsak hanya 1 - 2 bulan saja.

sumber : majalah trubus

Meminum Rebusan Daun Sirsak setelah Kemotheraphy


Menurut dokter di Bintaro, Kotamadya Tangerang Selatan, Provinsi Banten, dr Prapti Utami, kemoterapi dapat menyebabkan organ lain yang masih normal turut terpapar zat kimia.  Keunggulan acetogenins pada daun sirsak mampu menghambat pertumbuhan sel kanker, tanpa mempengaruhi sel-sel lain.

“Senyawa itu juga dapat menyeleksi antara sel jahat dengan sel baik sehingga fungsi organ tubuh lain tetap terjaga sekaligus meningkatkan daya tahan tubuh. Karena itu efek buruk kemoterapi dapat diminimalisir,” kata Prapti. Menurut Dr dr Andhika Rachman SpPD, senyawa acetogenins pada daun sirsak dalam menghambat pertumbuhan sel kanker baru teruji secara in vitro di laboratorium saja sehingga masih butuh penelitian lebih lanjut.

Namun, pasien membuktikan daun sirsak mampu membantu mengurangi efek buruk kemoterapi. Oleh karena itu sampai saat ini keduanya masih rutin mengonsumsi daun sirsak untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Menurut herbalis di Bogor, Jawa Barat, Valentina Indrajati, kemungkinan sembuh kanker 60% di antaranya ditentukan rasa menerima keadaan, tapi tetap optimis, sedangkan sisanya bantuan pengobatan dari luar.

Meski telah dinyatakan sembuh, Prapti Utami menyarankan agar pasien tetap menerapkan gaya hidup sehat agar sel kanker tidak kembali menyerang. Apalagi bila pasien memiliki riwayat kanker dalam anggota keluarganya. Artinya, peluang sel kanker kembali menyerang masih tinggi. “Tapi bukan berarti pasien yang tidak punya riwayat kanker bebas dari risiko terserang,” imbuh Prapti.
Itulah sebabnya gaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari mutlak diterapkan. Sebaiknya perbanyak konsumsi makanan dan minuman yang mengandung antioksidan tinggi seperti jus sirsak, jus yang dicampur brokoli, dan buah-buahan bervitamin C tinggi. Kurangi juga makanan hewani. Dengan begitu kanker tuntas, dan tak datang kembali.

Sumber : majalah trubus

Makanan yang Harus Dihindari oleh Penderita Kanker

Sidi Aritjahja, dokter dan herbalis di Yogyakarta menyarankan, selain mengonsumsi herbal berkhasiat antikanker, pasien kanker dan tumor juga mesti berpantang makanan. Makanan diolah dengan cara dibakar seperti satai, apem, dan pizza di antara yang harus dihindari. “Makanan yang dibakar mengandung zat karsinogenik - pemicu kanker, red,” tutur Sidi.

Selain itu pasien juga tidak mengonsumsi jamur dan makanan mengandung kapang seperti tempe, tapai, dan oncom. Jamur dan kapang merangsang proses angiogenesis alias pembentukan pembuluh darah baru yang dibutuhkan kanker dan tumor untuk memperbesar massanya.

Drs Med Ir D’Hiru, MM, herbalis di Jakarta, menambahkan pasien juga mesti menghindari makanan laut seperti kerang dan cumi, ikan darat seperti lele dan belut, jeroan berupa hati, usus, dan ampela, makanan berpengawet, penyedap rasa, merica, pemanis buatan, rokok dan minuman beralkohol, buah-buahan tertentu seperti nangka dan durian, serta sayuran seperti kol, kubis, kecambah, dan cabai. Pasien justru didorong untuk memperbanyak makanan mengandung antioksidan tinggi seperti jus buah-buahan dan sayuran. Layukan buah atau sayuran dengan merendam di air mendidih selama 5 menit. Lalu tiriskan dan buat menjadi jus.
sumber :http://www.daunsirsakmurni.com
sumber : majalah trubus

Cara Mengeringkan Daun Sirsak

Seringkali, jika memiliki banyak stok daun sirsak, Anda mendapati setelah beberapa hari daun sirsak menjadi kecoklatan, busuk, dan bau, meskipun sudah disimpan di dalam lemari pendingin.
Cara termudah untuk mengawetkan daun sirsak adalah dengan mengeringkannya. Namun, ada cara-cara tertentu yang perlu diikuti agar daun sirsak kering tetap memiliki manfaat seperti daun segar. Berikut adalah cara mengeringkan daun sirsak.
  • Jangan terkena matahari. Menjemur di bawah sinar matahari memang cepat kering, namun sinar ultravioletnya dapat merusak zat-zat yang terkandung di dalam daun. Ciri yang paling kelihatan dari daun jemuran matahari adalah warnanya yang coklat, yang menandakan kloroplasnya sudah pecah dan klorofilnya rusak.
  • Jangan dicuci dahulu. Mencuci akan meningkatkan kadar air daun sehingga akan kering lebih lama. Daun yang basah dan menempel satu sama lain sulit sekali kering dan mudah busuk. Cucilah setelah kering dan sesaat sebelum digunakan dengan air mengalir.
  • Jangan disimpan dalam kantong plastik dalam jumlah banyak dan waktu lama. Tumpukan daun mengeluarkan hawa panas yang mempercepat proses pembusukan.
  • Jangan menggunakan oven. Panas oven akan merusak kandungan daun sirsak. Kecuali jika Anda memiliki oven yang bisa diatur panasnya, aturlah panas maksimal 60 derajat celcius.
  • Keringkan daun sirsak dengan cara disebarkan merata di lantai yang dialasi kardus, atau di tampah. Biarkan diangin-anginkan di dalam rumah atau di tempat teduh. Daun akan kering dalam 4 – 5 hari.
  • Daun yang sudah kering dapat disimpan seperti biasa, jangan kena basah dan sinar matahari.
  • Ciri daun kering yang berkualitas baik adalah warnanya yang masih kehijauan, karena kloroplasnya masih utuh. Hindari menggunakan daun kering yang berwarna coklat atau hitam.
Daun sirsak yang sudah kering dapat dipotong-potong untuk memudahkan penyimpanan. Buanglah bagian tangkai dan sedikit ujung daun. Jika sudah dipotong-potong, dosis 1 kali rebus adalah sekitar 4 gram, yang setara dengan 10 – 12 lembar daun segar. Cara mudah menakarnya adalah dengan menggunakan timbangan digital. Jika tidak ada, bisa menggunakan sendok sebanyak 3 sendok makan.

Cara Memilih Daun Sirsak

Jika Anda memiliki pohon sirsak sendiri dan ingin memanfaatkan daunnya sebagai minuman kesehatan, atau mungkin ingin menjualnya kepada yang membutuhkan, berikut adalah cara memilih dan memetik daun sirsak dari pohonnya:
  • Pilih ranting yang memanjang, yang daunnya membentuk barisan berjejer, bukan yang bergerombol.
  • Hitung 5 daun dari pucuk
  • Daun ke-6 dan seterusnya boleh dipetik.
  • Daun yang paling belakang jangan dipetik karena sudah terlalu tua, tandanya terdapat bitik-bintik di bawah daun
  • Daun sirsak yang bagus adalah yang banyak terkena sinar matahari, cirinya daging daun tebal, warna hijau tua, daun agak melengkung ke dalam, kaku, tidak bintik-bintik.
  • Daun yang kurang sinar matahari tidak sebagus yang terkena matahari, tapi masih bisa digunakan.
  • Ukuran daun tidak terlalu penting, yang penting adalah umur dan banyaknya sinar matahari yang didapat.
  • Petiklah daun di pagi hari sebelum matahari bersinar terik.
Catatan: Panduan urutan daun ke 5 dan seterusnya adalah untuk memastikan daun tidak terlalu muda dan tidak terlalu tua. Adakalanya daun di pucuk sudah cukup tua dan boleh dipetik.
Kiranya panduan di atas dapat membantu Anda untuk memilih daun sirsak terbaik dari pohonnya, sehingga Anda bisa mendapatkan manfaat maksimal.
 sumber : http://daunsirsak.net/cara-memilih-daun-sirsak

1 komentar:

  1. Iya daun sirsak banyak khasiatnya memang....

    Di sini ada jual teh daun sirsak << KLIK!

    atau kunjungin situs www.berkhasiat.web.id

    Atau langsung pesan sarang semut papua secara online ke 0813-80-262524 (Ryan) -- SMS/WhatsApp/Telegram/Line

    BalasHapus