saatnya belajar mandiri :), banyak membaca, banyak ilmunya :). semoga bermanfaat buatku dan teman2 . let's Be Smart.
berhubung bulan april 2014 saya beli sepeda motor, jadi saatnya mengerti mengerti mengerti :D
Perawatan rutin terhadap sepeda motor harus dilakukan,
sehingga performa kendaraan Anda tetap dalam kondisi prima dan lebih
awet. Apalagi jika kendaraan tersebut digunakan setiap hari untuk
perjalanan jarak jauh. Kita semua sadar, bahwa sepeda motor merupakan
alat transportasi yang sangat ekonomis, sehingga memungkinkan kendaraan
tersebut digunakan sebagai penopang aktivitas masyarakat. Pemakaian
terus menerus setiap hari, mengakibatkan umur ekonomis sepeda motor
menjadi lebih pendek. Jika perawatan kurang, dan performa kendaraan
semakin menurun, jelah hal ini akan mengganggu operasional dan
kenyamanan dalam mengendarainya. Oleh karena itulah, perawatan rutin
menjadi hal yang penting agar kendaraan operasional tetap tahan lama dan
lebih awet.
Secara umum, konsep perawatan ini meliputi perawatan berkala,
pendeteksian kerusakan, dan service kendaraan. Jika ketiga hal tersebut
bisa dilakukan, bisa dipastikan bahwa umur sepeda motor Anda akan lebih
lama, sehingga biaya yang harus dikeluarkan untuk peremajaan juga bisa
ditunda. Perawatan berkala dilakukan dengan mengacu pada buku manual
yang dikeluarkan oleh agen, biasa disebut Agen Tunggal Pemegang Merek
atau ATPM. Jika perawatan berkala tersebut dilakukan sesuai dengan
petujuk pada buku manual service, pemakaian dan umur ekonomis pasti
lebih lama. Sementara itu, pendeteksian kerusakan pada sepeda motor bisa
dilakukan dengan memperhatikan adanya operasional kendaraan yang tidak
normal. Operasional yang tidak normal ini merupakan gejala terjadinya
kerusakan pada salah satu komponen kendaraan Anda. Misalnya, saat mesin
dihidupkan terdengar bunyi gesekan, keluar asap putih untuk motor 4 tak,
terdapatnya indikasi kebocoran oli pada salah satu komponen, jika
digunakan untuk berjalan terasa oleng. Jika Anda menemukan indikasi
operasional yang tidak normal tersebut, segera periksa kendaraan Anda,
atau mungkin Anda bisa membawanya ke bengkel. Service kendaraan juga
merupakan agenda penting untuk menjaga performa sepeda motor Anda.
Hal yang harus diperhatikan dalam perawatan sepeda motor
- Lakukan perawatan sesuai dengan buku manual service, baik
perawatan rutin maupun perawatan berkala pada jangka waktu yang telah
ditetapkan dalam buku manual tersebut. Jangan menunda untuk melakukan
perawatan atau service jika jangka waktu perawatan sepeda motor Anda
sudah tiba.
- Anda harus cermat dan waspada terhadap gejala-gejala operasi yang
tidak normal, sehingga tidak menimbulkan kerusakan pada komponen lain.
Jika menemui hal yang tidak normal pada sepeda motor Anda, segeralah
bawa ke bengkel.
- Gunakan peralatan yang benar saat melakukan service terhadap
kendaraan. Carilah bengkel yang memiliki perlatan lengkap untuk
menangani sepeda motor Anda. Gunakan suku cadang yang original dan
sesuai dengan merk maupun tipe kendaraan Anda. Suku cadang dalam
kategori fast moving atau suku cadang yang habis dalam waktu pemakaian
singkat, harus rutin dilakukan pengontrolan. Misalnya, kampas rem,
kampas kopling, aki, busi, filter udara, ban, dan suku cadang yang mudah
cepat rusak lain.
- Patuhi prosedur service yang terdapat pada buku manual atau buku
pedoman service, hindari melakukan jalan pintas saat perbaikan. Usahakan
bawa buku pedoman service tersebut setiap Anda ke bengkel.
- Akan lebih baik jika Anda memiliki pengetahuan dasar mengenai keterampilan teknik otomotif roda dua.
Ingat, kendaraan yang memiliki performa baik akan memberikan
kenyamanan dan keamanan dalam mengendarainya. Umur ekonomis sepeda motor
yang lebih panjang akan menghemat biaya besar untuk pengadaan atau
peremajaan kendaraan operasional.
sumber :
http://www.tanijogonegoro.com/2013/09/perawatan-motor.html
Menyetel kopling pada sepeda motor merupakan bagian dari perawatan
sepeda motor. Jika Anda tidak rajin melakukan pengontrolan terhadap
setelan kopling, pasti kenyamanan Anda akan terganggu saat mengendarai
sepeda motor. Bagi yang tidak pernah utak-atik sepeda motor, menyetel
kopling merupakan kegiatan atau pekerjaan yang asing. Oleh karena itu,
pada artikel kali ini, kami akan berbagi informasi mengenai cara
menyetel kopling pada sepeda motor.
Menyetel kopling otomatis pada sepeda motor
Sebelum melakukan
penyetelan kopling, sebaiknya Anda mempersiapkan peralatan terlebih
dahulu. Peralatan yang dibutuhkan untuk menyetel kopling otomatis adalah
kunci pas dan obeng minus. Kunci pas berfungsi untuk mengendurkan dan
mengencangkan mur pengunci baut. Sedangkan obeng minus berfungsi untuk
menyetel baut. Baut setelan kopling otomatis sepeda motor biasanya
terdapat pada bak kopling sebelah kanan.
Langkah pertama adalah mengendurkan mur pengunci baut menggunakan kunci
pas yang sudah disiapkan. Kemudian putar baut setelan kopling ke arah
berlawanan jarum jam hingga terasa mentok. Lalu putar pelan-pelan searah
dengan jarum jam, kurang lebih ⅛ hingga ¼ putaran. Satu putaran obeng
adalah 90 derajat, maka Anda hanya memutar diantara 11,25-22,5 derajat.
Patokan penyetelan ini digunakan untuk mengatur jarak main tekanan stut
ke pelat penekan. Coba rasakan apakah setelah sudah pas atau belum.
Jalankan sepeda motor, kemudian rasakan perpindahan persneling. Setelah
setelan pas, maka mur pengunci dikencangkan. Cara mengencankan mur
pengunci dilakukan dengan menahan baut menggunakan obeng minus agar
posisi tidak bergeser, kemudian memutar mur pengunci baut menggunakan
kunci pas sesuai arah jarum jam.
Cukup sederhana menyetel kopling otomatis pada sepeda motor, kini Anda
akan mengendarainya dengan lebih nyaman. Kemudian bagaimana cara
menyetel kopling tidak otomatis atau kopling manual pada sepeda motor?
Ikuti langkah-langkah di bawah ini.
Menyetel kopling manual pada sepeda motor
Agar rangkaian komponen kopling manual bisa bekerja dengan baik,
terutama menjaga gerakan buka tutup kampas kopling dan gerakan pelat
tetap bebas, maka setiap pemakaian sepeda motor sejauh 1.500 km harus
dilakukan pengontrolan. Pengontrolan dilakukan terutama terhadap kampas
kopling dan kabel atau kawat kopling. Jika dilakukan pengontrolan secara
teratur, yaitu terhadap jarak main kopling, maka kampas kopling dan
kabel kopling akan lebih awet dan tahan lama. Jarak main kopling yang
ideal dan sesuai dengan instruksi pada buku manual adalah sekitar 2-4 mm
pada lebar atau jarak kerenggangan handle. Sebaiknya Anda menggunakan
penggaris untuk melihat jarak kerenggangan handle tersebut.
Untuk menyetel kopling manual, terlebih dahulu Anda harus melumasi kabel
kopling dengan oli agar tidak seret atau macet, lalu mengendurkan mur
pengunci pada handle, kemudian putar baut setelan tersebut. Arah
putraran sesuai dengan arah jarum jam agar jarak kerenggangan handle
semakin sempit. Jika diputar ke arah yang berlawanan jarum jam, maka
jarak kerenggangan handle akan semakin lebar. Setelah jarak kerenggangan
sesuai dengan ukuran yang ideal, maka penyetelan dilanjutkan pada kabel
kopling bagian bawah. Penyetelan dilakukan dengan mengendurkan baut
pengunci lalu putar mur penyetel menggunakan kunci pas dengan arah
sesuai pada putaran di tuas kopling bagian atas. Kencangkan mur penyetel
tersebut sambil menahan pengunci agar tidak bergerak. Pengecekan
setelan kopling dilakukan dengan menjalankan sepeda motor Anda, lalu
rasakan apakah sudah pas atau belum. Jika setelan sudah pas, maka Anda
akan mengendarai motor dengan nyaman.
Indikasi kerusakan pada kopling sepeda motor
Saat mengendarai
sepeda motor yang koplingnya sudah rusak, semestinya akan ditunjukkan
dengan tanda-tanda sebagai berikut, handle kopling terasa berat dan
keras, terdengar bunyi berisik pada bagian kanan motor Anda, dan motor
menunjukkan tenaga yang lemah.
cara merawat motor
Merawat Terminal Aki dan Rumah Aki
Bersihkan rumah aki dan
terminal aki secara berkala. Jika terdapat karat-karat, bersihkan karat
tersebut, kencangkan baut terminal agar strum yang dihasilkan kuat,
sehingga mencukupi pasokan tegangan pada CDI atau sistem pengapian lain.
Merawat Busi
Busi harus dibersihkan secara berkala, komponen ini
merupakan komponen pengapian penting dalam sepeda motor. Bahkan pada
kondisi atau periode tertentu, busi harus diganti. Sebaiknya lindungi
busi dari air hujan menggunakan sealer anti air. Sambungan antara cob
busi dengan kabel koil ditutup dapat dengan isolasi, sehingga bisa
melindungi sambungan tersebut. Interval pembersihan busi harus lebih
sering jika musim hujan atau motor sering melewati genangan air. Untuk
motor 4 tak, pembersihan busi secara intensif juga harus dilakukan jika
ring piston dan seal klepnya aus. Jika saat dihidupkan terdengar suara
seperti letupan, hal itu menunjukkan bahwa busi sudah waktunya diganti.
Cara Merawat Busi
Bersihkan busi menggunakan pembersih busi, dan gunakan ukuran busi untuk
mengukur gap, 0,6 mm. Busi harus diganti secara rutin setiap 8.000 km.
Gunakan busi yang direkomendasikan oleh pabrik pembuat motor Anda.
Merawat Rantai
Tingkat ketegangan rantai harus dipantau secara rutin, bisa
dilakukan saat mencuci motor Anda. Cara memantai rantai dapat dilakukan
dengan menekan rantai sebelah bawah ke atas, toleransi jarak antara
rantai dalam kondisi tidak ditekan dengan rantai dalam kondisi ditekan
kurang lebih 20-30 mm. Jika lebih besar dari angka itu rantai berarti
terlalu kendur, harus dilakukan penyetelan ulang. Berikan pelumas pada
rantai menggunakan pelumas khusus rantai.
Merawat Pelek
Pelek harus dikontrol dan dipantau, sehingga
keamanan dan kenyamanan saat mengendarai motor lebih terjamin.
Pengamatan dilakukan pada lingkar roda, berdirikan posisi kendaraan
dengan standar tengah, kemudian roda diputar, amati apakah terjadi
spelling atau tidak. Pengamatan juga dilakukan pada jari-jari dan ban.
Jika ditemukan kejanggalan, segera bawa ke bengkel untuk memperbaiki
atau menyetel pelek sepeda motor Anda. Jika sudah tidak bisa diperbaiki,
sebaiknya ganti dengan pelek yang baru.
Merawat Tromol
Tromol juga harus dirawat dengan baik, lepas ban
Anda dan bersihkan semua kotoran yang menempel pada tromol dengan kain
atau lap basah. Frekuensi pembersihan tromol tergantung pada jalan atau
rute yang dilalui, jika rute yang dilalui terlalu sering melewati jalan
becek, sebaiknya frekuensi pembersihan lebih sering.
Merawat Lampu
Lampu merupakan bagian penting dalam sepeda motor
Anda. Peraturan sekarang, pada saat siang hari sepeda motor juga harus
menyalakan lampu. Apalagi untuk daerah-daerah yang berkabut, lampu
memegang peranan penting demi keselamatan berkendara di jalan.
Perawatan lampu pada sepeda motor bisa dilakukan dengan membersihkan
mika lampu depan atau head lamp. Jika kondisi mika lampu ini bersih,
nyala lampu akan terlihat lebih terang. Amati kondisi kabel-kabel, dan
fitting lampunya. Jika terdapat luka atau lecet pada kabel, segera
dibalut dengan isolator.
sumber : http://www.tanijogonegoro.com/2013/09/merawat-motor.html
Sebelum membahas cara merawat aki, terlebih dahulu akan kami uraikan
mengenai fungsi, jenis, dan kapasitas aki. Aki merupakan komponen yang
berfungsi untuk menyimpan arus listrik dan berperan sebagai sumber
energi listrik bagi suatu proses yang membutuhkan muatan listrik. Secara
umum, aki dibedakan menjadi dua macam, yaitu aki basah dan aki kering.
Aki Basah
Yang dimaksud dengan aki basah adalah aki yang diisi
elektrolit dan diberi muatan listrik penuh setelah aki tersebut selesai
dirakit. Aki basah siap digunakan kapan saja, setiap saat dibutuhkan.
Aki Kering
Yang dimaksud dengan aki kering adalah aki yang
diberi muatan listrik penuh pada pelat-pelat positif dan negatif kemudi
pelat-pelat tersebut dikeringkan. Setelah pelat dikeringkan baru aki
dirakit. Aki kering akan siap digunakan setelah diisi elektrolit. Jika
penyimpanan terlalu lama, maka aki kering juga memerlukan tambahan
muatan listrik.
Kapasitas Aki
Kapasitas aki merupakan muatan listrik yang dapat
dihasilkan dengan melepas arus tetap hingga mencapai tegangan akhir.
Satuan kapasitas aki dinyatakan dalam ampere hour (AH).
Cara Merawat Aki
Umur aki sangat tergantung pada perawatan, beban listrik yang
dipakai, dan pengisian. Jika terjadi keterlambatan pengisian, aki akan
cepat rusak. Demikian juga aki yang harus menyediakan beban listri dalam
jumlah besar, biasanya akan cepat rusak, terlebih lagi jika
perawatannya kurang. Oleh karena itu, untuk memperpanjang umur aki, maka
harus dilakukan perawatan secara teratur. Perawatan aki yang akan kami
bahas pada artikel ini terutama untuk aki basah. Bagaimana cara merawat
aki?
Lakukan pengontrolan secara rutin pada air aki, jangan sampai aki
mengalami kekeringan karena air tidak pernah dikontrol. Jika terjadi
kekeringan, maka aki akan cepat rusak. Itulah kunci utama dalam merawat
aki. Sekali lagi, lakukan pengontrolan secara rutin. Air yang surut atau
bahkan kosong, akan menyebabkan sel baterai di dalam aki cepat rusak.
Air aki lama kelamaan akan mengalami penyurutan atau penurunan dari
batas ideal yang telah ditetapkan. Hal ini disebabkan karena sifat dasar
air, pada saat terkena panas akan menguap. Sehingga dalam kurun waktu
tertentu pasti akan terjadi penyusutan air aki hingga di bawah level.
Oleh karena itu, pengecekan yang terarut sangat disarankan sehingga bisa
diketahui apakah telah terjadi penyusutan air atau belum.
Lakukan pengisian jika air telah menyusut. Untuk melakukan pengisian,
sebaiknya aki diambil terlebih dahulu, untuk memastikan batas ketinggian
air saat pengisian. Pengisian harus sesuai dengan garis batas, jangan
melebihi garis batas tersebut, karena dapat mengurangi sirkulasi dan
berakibat menurunnya voltage. Air yang digunakan adalah air dalam
kemasan berwarna biru yang merupakan air suling murni. Ingat, jangan
gunakan air aki zuur, karena aki zuur hanya digunakan untuk pengisian
aki baru, jika dipaksakan akan menyebabkan kerusakan.
Selain melakukan pengontrolan pada air aki, juga harus dilakukan
pengontrolan pada sistem pengisian atau charging system. Jika pengisian
tidak maksimal, maka aki akan menerima arus tidak konstan. Oleh karena
itu, kabel pengisian juga harus dikontrol. Jangan sampai kabel pengisian
tersebut terkelupas atau robek, bahkan tidak bersambungan.
Pengukuran atau pengecekan pada aki dilakukan menggunakan alat yang
disebut avometer. Kaki merah pada avometer dihubungkan ke muatan (+)
pada aki, sedangkan kaki hitam pada avometer dihubungkan ke masa atau
muatan (-) pada aki. Jika hasil pengukuran tersebut menunjukkan angka di
bawah 12 volt, berarti pengisian pada aki tidak maksimal atau sudah
melemah.
Jika akan melepas sambungan pada aki, maka lepaskan kabel (-) terlebih
dahulu baru kabel (+). Namun, saat melakukan pemasangan harus kabel (+)
terlebih dahulu baru kabel (-).

Bro, beberapa waktu yang lalu saya sempet mampir ke ahass Jababeka,
Cikarang untuk pesen beberapa part motor.. nah disitu jadi inget kalau
Kilometer si Gembul (spacy) sudah mencapai 8600’an Km dan sudah
melebihi batas waktu penggantian oli gear transmisi (atau yang biasa
disebut oli gardan) yang ada di buku servis yaitu 8000 km.. Hmm, Telat
dikit kayaknya nggak apa-apa
:D
Akhirnya saya membeli juga 1 botol Oli Gear Transmisi merk AHM Oil
seharga Rp. 13ribu.. Langsung deh bayar di mbak mona kasir ahass
langganan saya tersebut
:D
. Keesokan Harinya setelah pulang kerja, saya sempatkan waktu buat
ganti sendiri oli gear transmisinya.. Hanya bermodalkan Botol
aquaAir Mineral bekas dan sebilah kunci pas ukuran 12 , si gembul siap untuk di ganti olinya
:D
Nah, pertama-tama jangan sampai salah membuka baut bro, baut oli gear
transmisi ada dua, satu baut pembuangan dan satu lagi baut untuk
memasukkan oli gear transmisi yang baru. Cekidot gambar dibawah:

Kedua kendorkan baut atas terlebih dahulu agar ada udara yang keluar sehingga oli tidak ngumpet saat ditap nanti
:)
.. Terus siapkan wadah penampung oli, bisa memakai wadah air mineral
bekas ataupun sejenisnya. Jangan lupa bautnya ditaruh ditempat yang
bersih ya bro, supaya nggak kotor terkena debu atau kerikil halus
:)

Setelah selesai mengetap oli, tutup kembali baut pembuangan oli lalu
miringkan motor kekanan.. Triknya, Motor di standar tengah tapi di
dudukan standar tengah bagian kiri diganjel batu atau kayu agar sedikit
miring kekanan, tapi jangan terlalu miring karena motor bisa ambruk
:roll: .. kalau susah, bisa minta bantuan tetangga,
pacaratau teman untuk menahan motor saat dimiringkan
:)
Kemudian isikan oli gear transmisi sampeyan ke lubang masuk oli tersebut.. pelan-pelan ya bro, sabar, dan jangan sampai tumpah
:D
Setelah selesai mengisi oli, tutup lubang masuk oli transmisi
pelan-pelan menggunakan tangan kanan agar tidak selip saat
mengencangkan.. Lalu kencangkan menggunakan kunci pas 12 secukupnya
sesuai perasaan kita.. Kalau sudah kencang jangan dipaksa lagi, takutnya
ntar bisa dol bautnya
:D
Kemudian ajak motor kita jalan-jalan sebentar sambil dirasakan
sensasinya…
sumber : http://alfido.com/2012/10/24/yuk-ganti-sendiri-oli-gear-transmisi-motor-matic-kita/
- Tips pertama yaitu memanasi mesin terlebih dahulu jika Anda ingin
memakai motor yang biasanya pagi, lakukan hal tersebut nminimal 5-10
menit, setelah selasai motor Anda siap untuk dipakai.
- Tips dan cara merawat motor matic berikutnya adalah mengondisikan
kecepatan gas saat mulai menjalankan motor. Saat kecepatan motor dalam
kondisi cepat jangan secara tiba-tiba menurunkan gas karena dapat
merusak mesin.
- Tips yang ketiga yaitu mengecek kondisi tangki mesin, mengecek
speedometer motor Anda jika jarum mulai mendekati warna merah usahkan
langsumh mengisi bensi. Jangan membiarkan kondisi tangki bensin kosong
karena dapat merusak mesin ketika sering mogok bensin.
- Cara merawat motor matik keempat adalah rutin mengganti oli, jika
Anda mulai melakukan perjalanan 1000 KM dan mengganti oli transmisi
motor maksimal ketika motor sudah mencapai 5000 KM.
- Tips merawat motor matic berikutnya yaitu memeriksa kondisi Aki dan
Busi, jika salah satu benda ini ada yang rusak maka mengakibatkan motor
Anda mogok.
- Periksa Roler dan Ventbeld
Selalu perhatikan Roler dan ventbelt motor matic anda, jika sudah dalam
keadaan tidak layak pakai, maka usahakan menggantinya dengan yang baru
secara orisinil
- Periksa ruang transmisi dan mengganti Oli Shockbreaker, ketika
di dalam ruang transmisi usahkan anda mengecek dan perhatikan, biasanya
di dalam ruang transmisi sering masuk kotoran dan debu, usahakan anda
bersihkan setelah motor mencapai 4000 Km. Berikutnya mengganti oli
shockbreaker setiap motor mactic Anda mencapai 10000 KM, dengan cara ini
membuat motor matic nyaman saat dipakai dan mesinnya awet.
- Melakukan pergantian ban saat mulai
terlihat tipis karena ban yang tipi dapat membahayakan anda saat
melewati tikungan dah pada kondisi hujan. Melakukan perawatan kendaraan
seperti sepeda motor matic berfungsi untuk memberikan kenyamanan saat memakai, mesin jadi awet dan menghindari terjadinya kerusakan
sumber :
http://www.semisena.com/78/cara-dan-tips-merawat-motor-matic.html
Karburator pada sepeda motor merupakan komponen utama dalam sistem bahan
bakar. Dengan kata lain, sistem bahan bakar sepeda motor sangat
bergantung pada peran karburator. Dengan mengetahui sistem bahan bakar
dan fungsi karburator, diharapkan dapat melakukan penyetelan yang tepat
terhadap pembakaran pada sepeda motor, sehingga dapat menghasilkan
tenaga yang optimal dengan penggunaan bahan bakar yang lebih efisien.
Fungsi karburator pada sepeda motor
Pada dasarnya, keberadaan
karburator pada sepeda motor berfungsi untuk mengatur dan mencampur
udara dengan bahan bakar pada setiap tingkat putaran mesin kendaraan
dengan jumlah perbandingan yang ideal, sehingga motor bisa bergerak
dengan putaran mesin yang stabil. Campuran udara dengan bahan bakar ini
kemudian disemprotkan dalam bentuk kabut agar dapat bersenyawa dengan
udara di dalam silinder mesin sehingga terjadi pembakaran. Campuran
udara dan bahan bakar yang dikirimkan ke dalam silinder mesin tersebut
berada dalam kondisi yang sudah bersenyawa sehingga sangat mudah
terbakar dan menghasilkan energi yang optimal.
Sistem bahan bakar sepeda motor
Pada dasarnya, bahan bakar yang
dimasukkan pada sepeda motor belum bisa terbakar dengan baik jika
digunakan untuk menghidupkan mesin. Oleh karena itu, mencampur bahan
bakar dengan udara dengan perbandingan yang tepat dan mengubahnya
menjadi gas akan meningkatkan potensi pembakaran pada mesin. Dengan
demikian, perbandingan campuran antara udara dan bahan bakar akan
mempengaruhi boros tidaknya sepeda motor Anda.
Bagaimana perbandingan campuran udara dan bahan bakar dalam karburator?
Secara teknis perbandingan udara dan bahan bakar dalam karburator
dinyatakan dalam satuan volume dari masing-masing bagian. Agar lebih
jelas, perbandingan tersebut dapat diukur dengan membandingkan volume
udara dalam dibagi dengan volume bahan bakar. Pada dasarnya, bensin atau
bahan bakar harus terbakar seluruhnya dalam ruang pembakaran, sehingga
dapat diperoleh tenaga yang optimal bagi mesin motor. Berdasarkan teori,
untuk menghasilkan pembakaran yang optimal, maka harus dilakukan
pencampuran dengan perbandingan 14,7:1, yaitu 14,7 bagian udara dan 1
bagian bahan bakar. Namun, pada kenyataannya, mesin sepeda motor
membutuhkan perbandingan yang berbeda-beda untuk setiap kondisi. Faktor
yang mempengaruhi jumlah perbandingan tersebut untuk mendukung kerja
mesin adalah temperatur mesin, beban muatan, dan kecepatan mesin
berputar. Berikut ini akan kami berikan contoh perbandingan campuran
udara dan bahan bakar dalam berbagai kondisi mesin bekerja.
- Saat motor baru distart dan mesin masih dalam keadaan dingin,
dengan temperatur 0°C, maka perbandingan yang dibutuhkan adalah 1:1.
- Sesaat setelah motor distart dan mesin sudah agak hangat, dengan temperatur 20°C, maka perbandingan yang dibutuhkan adalah 5:1.
- Setelah motor berada dalam kondisi stasioner atau langsam, maka perbandingan yang dibutuhkan adalah 11:1.
- Jika kondisi mesin berada dalam putaran lambat, maka perbandingan yang dibutuhkan adalah 12-13:1.
- Jika kondisi mesin dalam akselerasi, maka perbandingan yang dibutuhkan adalah 8:1.
- Jika kondisi mesin berada dalam putaran yang maksimal, maka perbandingan yang dibutuhkan adalah 12-13:1
- Jika kondisi mesin berada dalam putaran sedang, maka perbandingan yang dibutuhkan adalah 16-18:1.
Dengan perbandingan tersebut, dapat disimpulkan bahwa dalam keadaan
normal, karburator akan mengatur campuran udara dan bahan bakar sesuai
dengan kebutuhan dan kondisi mesin. Jika sepeda motor Anda sering
digunakan untuk akselerasi tinggi, maka jumlah bahan bakar yang
dibutuhkan akan semakin besar.
Pada karburator sepeda motor, terdapat bagian-bagian atau komponen
dengan peran dan fungsi yang berbeda-beda. Secara umum terdapat
setidaknya tujuh komponen utama yang mendukung fungsi karburator sebagai
pencampur dan pengatur bahan bakar dengan udara. Ketujuh komponen
tersebut adalah air screw, pilot-jet, main-jet, venturi, pelampung dan
jarum pelampung, jarum skep, dan sistem choke.
Komponen air screw karburator sepeda motor
Di dalam moncong
karburator, terdapat lubang kecil yang berperan sebagai penyalur udara
ke pilot-jet. Saat mesin sepeda motor dalam keadaan stasioner, udara
yang masuk langsung disalurkan oleh melalui lubang ini ke pilot-jet.
Pada lubang ini terdapat pengatur udara yang disebut dengan air screw
atau sekrup pengatur udara. Pada komponen inilah terjadi pengaturan
campuran udara dan bahan bakar. Jika menggunakan pilot-jet yang
berukuran lebih besar, maka harus diikuti dengan setelan udara yang
lebih besar. Dalam kondisi yang standar, pada motor 4 tak biasanya
pengaturan sekrup udara ini sebesar 1,5 putaran. Sedangkan pada motor 2
tak, pengaturan skrup udaranya sebesar 2,5 putaran.
Komponen pilot-jet karburator sepeda motor
Pilot-jet merupakan
komponen yang berfungsi melakukan penyemprotan bahan bakar awal saat
mesin sepeda motor dihidupkan. Komponen pada karburator ini juga bekerja
saat mesin berada dalam keadaan stasioner atau dalam putaran lambat.
Dengan kata lain, pilot-jet berperan sebagai pemicu bahan bakar.
Komponen main-jet karburator sepeda motor
Saat putaran mesin melewati 5.000 rpm, pilot-jet sudah tidak mampu
lagi mencukupi pasokan bahan bakar, sehingga perlu bantuan main-jet.
Sistem kerja main-jet ini mengambil udara dari luar melalui boks
saringan udara. Saat gas ditarik, skep piston akan terangkat ke atas
sehingga udara dari luar akan masuk terhisap oleh piston. Aliran udara
yang masuk ke dalam piston tersebut membuat kondisi udara di dalam
venturi menjadi vakum yang berakibat tersedotnya bensin di dalam mangkok
karburator masuk ke dalam venturi.
Komponen venturi karburator sepeda motor
Venturi merupakan
saluran yang terletak di bagian tengah karburator dengan diameter sesuai
dengan kapasitas silinder (cc), dan putaran mesin (rpm). Di dalam
karburator, venturi berperan untuk mempercepat dan memfokuskan aliran
udara. Jika motor memiliki kapasitas silinder yang lebih besar dan
putaran mesin lebih tinggi, maka membutuhkan ukuran venturi yang lebih
besar, sehingga suplai bahan bakar dan udara bisa mencukupi kebutuhan
mesin.
Komponen pelampung dan jarum pelampung karburator sepeda motor
Fungsi
pelampung sangat besar dalam menjaga kondisi bahan bakar di dalam
mangkok karburator. Komponen pelampung ini dilengkapi dengan jarum
pelampung yang berperan untuk menutup saluran jika kondisi bahan bakar
di dalam makok karburator telah mencukupi. Jika jarum pelampung ini
tidak berfungsi maksimal, bisa disebabkan karena jarum atau rumah jarum
aus, maka akan terjadi kelebihan bahan bakar yang berakibat melimpahnya
bahan bakar keluar atau terjadi kebocoran. Jika bahan bakar dalam
mangkok kelebihan atau kekurangan, maka sepeda motor akan
tersendat-sendat saat dijalankan. Kondisi kekurangan atau kelebihan
bahan bakar dalam mangkok karburator ini bisa terdeteksi dengan
mengamati fisik karburator bagian luar, jika dinding karburator berembun
berarti terjadi kelebihan bensin, tetapi jika dinding karburator
terlihat sangat kering berarti terjadi kekurangan pasokan bahan bakar
dalam mangkok karburator.
Komponen jarum skep karburator sepeda motor
Jarum skep berperan
dalam mengatur besar kecilnya semburan bahan bakar yang disemprokan ke
ruang pembakaran atau membuka dan menutup saluran bahan bakar dari
semprotan pilot-jet dan main-jet pad putaran menengah ke atas. Bila
jarum skep ini aus, maka campuran bahan bakar dan udara tidak akan
ideal. Kondisi ini dapat dilihat dari asap knalpot yang berwarna hitam
serta mbrebet jika motor berada dalam putaran atas. Semakin seret jarum
skep maka semprotan bahan bakar akan semakin deras. Untuk motor yang
digunakan dalam trek pendek dan patah-patah, sebaiknya menggunakan jarum
skep yang tipenya gendut. Tetapi jika motor digunakan untuk trek lurus
dan panjang, sebaiknya gunakan jarum skep yang lancip.
Sistem choke karburator sepeda motor
Sistem choke pada
karburator berfungsi untuk memperkaya bahan bakar dalam campuran bahan
bakar dan udara. Sistem choke akan mengurangi aliran udara yang
disalurkan ke dalam ruang bakar agar mesin tetap hidup dalam kondisi
dingin. Untuk choke dengan model kabel, yang perlu diperhatikan adalah
jangan sampai piston lepas dari rumahnya saat menarik choke. Jika piston
sampai lepas akan berakibat mesin tidak langsam, karena masuknya aliran
udara palsu.
sumber : http://www.tanijogonegoro.com/2013/09/komponen-karburator.html